IndoPos, 16 Januari 2009    
Tak Wajib Setor ke PAD
 
     
Jakarta, Pemerintah akan membebaskan 19 perusahaan daerah air minum (PDAM) dari kewajiban memberikan kontribusi kepada pendapatan asli daerah (PAD). Kebijakan ini diambil untuk memuluskan pelaksanaan program 10 juta sambungan air bersih pada 2013.
 
     
"Wakil Presiden memerintah Mendagri membuat surat kepada Bupati/Walikota untuk membebaskan kewajiban PDAM menyetor PAD sebelum mampu mebuta sambungan air bersih bagi 80 persen coverage are, "ujar Ketua Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (Perpamsi) Ahmad Marju Kodri di Istana Wakil Presiden kemarin (15/1). Pembahasan kewajiban tersebut merupakan upaya pemerintah memperbaiki keuangan PDAM yang selama ini tidak bisa berinvestasi menambah jaringan air bersih. Ini akibat terbebani bunga pinjaman , kewajiban menyetor PAD ke pemerintah daerah, dan tarif air yang rendah.
 
     
Wapres Jusuf Kalla menilai, pembebasan kewajiban itu wajar karena pemerintah sebelumnya telah membebaskan PDAM dari beban bunga utang senilai triliunan rupiah ke-19 PDAM yang menjadi percontohan program 10 juta sambungan air bersih, antara lain, Palembang, Surabaya, Kabupaten Bandung, Ciamis, Kota Bogor, Kota Bekasi, Kota Mataram, Kota Banjarmasin, Kota Padang, Kota Tangerang, Garut dan Tuban. Lalu, Brebes, Kota Serang, Pemalang, Medan, Cianjur, Semarang dan Mojokerto.
 
     
Untuk PDAM yang menjadi program percontohan, pemerintah juga memberikan insentif tambahan berupa penjaminan pinjaman komersial ke bank milik pemerintah. Kemudian, mendapatkan kemudahan dalam pembayaran pinjaman berupa grace peruod selama 2 tahun. Artinya, PDAM dibebaskan dari kewajiban membayar cicilan pokok dan bunga selama dua tahun pertama sejak pinjaman dicairkan.
 
     

"Pemerintah juga memberikan subsidi bunga. Bunga pinjaman yang ditanggung PDAM nanti sebesar suku bunga patokan BI rate. Sisanya (selisih bunga komersial dengan bunga BI rate) ditanggung pemerintah."terangnya. Bagi PDAM yang selama ini pembayaran utangnya lancar, pemerintah memberikan tambahan insentif berupa pemotongan bunga utang dua persen.

 
     
   
 
 
 
     
RAGAM INFORMASI
 
     
 
Laporan Kegiatan  
     
 
Tarif Dasar Air  
     
 
Twinning Programme  
     
 
Training & Seminar  
     
 
Ilmu & Teknologi  
     
 
Hubungi Kami  
     
 
 
 
   
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
 
.