Tingginya tingkat kehilangan air, PDAM merugi hingga Triliunan Rupiah
 
Indo.Pos (Kamis, 21 Agustus 2008)  
     
Tingkat kebocoran PDAM sangat akut. Audit Departemen Pekerjaan Umum (DPU) terhadap 310 PDAM menemukan kebocoran air akibat kendala teknis distribusi 37 persen atau setara 1.147 meter kubik pertahun. Dengan tarif rata-rata Rp. 1.705 per meter kubik, kerugian akibat hilangnya potensi pendapatan sekitar Rp. 1,956 Triliun. "Tingkat kebocoran ini memang gawat karena menjadi penyebab utama pendapatan PDAM rendah. Karena itu, mereka tidak bisa membayar hutang kepada Pemerintah, " Ujar Kepala Badan Pendukung Pengembangan Sistim Penyediaan Air Minum (BPPSPAM) DPU Rachmat Karnadi.
 
     
Menurut standar DPU, tingkat kebocoran air dalam distribusi air bersih tidak boleh melebihi 25 persen. Karena itu bila kebocoran bisa ditekan 12 persen, PDAM memperoleh tambahan pendapatan Rp. 636 miliar.
 
     
Selain tingkat kebocoran air yang sangat tinggi, kurang sehatnya kondisi PDAM disebabkan tarif air bersih dibawah biaya produksi. Tarif rata-rata air bersih PDAM saat ini Rp. 1.705 per meter kubik, padahal biaya produksi Rp. 2.086 per meter kubik. "Kalau memperhitungkan biaya investasi atau operational cost recovery, seharusnya malah Rp. 2.636 per meter kubik", lanjut Rachmat Karnadi.
 
     
Untuk menyehatkan PDAM, pemerintah akan menghapus bunga, denda, dan sebagian pokok utang. Selain itu, pemerintah secara bertahap menaikan harga air bersih produksi PDAM sesuai Ketentuan SK Mendagri No. 23/2006. Bila kebijakan ini diberlakukan jumlah PDAM sehat akan meningkat dari 80 menjadi 94, kurang sehat 135 dan yang sakit 81. Dengan keuangan yang sehat, diharapkan lebih banyak investasi di sektor produksi dan distribusi air bersih. Bila penghapusan utang telah dilaksanakan, diproyeksikan ada investasi Rp. 3,385 Triliun. Bila kondisi PDAM sehat, dia yakin, banyak investor yang bersedia menanamkan modal.
 
     
     
   
 
 
 
     
RAGAM INFORMASI
 
     
 
Laporan Kegiatan  
     
 
Tarif Dasar Air  
     
 
Twinning Programme  
     
 
Training & Seminar  
     
 
Ilmu & Teknologi  
     
 
Hubungi Kami  
     
 
 
 
   
     
     
     
     
     
     
     
     
 
.