Berita
 
Perpamsi Banten belajar bidang Umum ke PDAM Tirta Musi Kota Palembang
10 Desember 2010 - Sekretariat
     
 

Tanggal 7 - 9 Desember 2010 Perpamsi Banten kirim 36 orang peserta untuk laksanakan studi banding bidang Umum ke PDAM Tirta Musi Kota Palembang. Kegiatan yang diikuti PDAM dan Mitra Swasta ini difokuskan pada bagian Kepegawaian, Administrasi, Keuangan dan Pelayanan Pelanggan. Peserta diterima secara langsung oleh Direktur Utama PDAM Tirta Musi Kota Palembang H. Syaiful dan Direktur Umum Hj. Myrna. Dirut PDAM Tirta Musi mempresentasikan profil perkembangan PDAM Tirta Musi dengan penggambaran kemajuan yang cukup signifikan mulai dari perubahan prilaku pegawai, perubahan manajerial dan mekanisme kerja. Dalam kilas baliknya, Dirut yang juga Ketua Umum Perpamsi ini menggambarkan bahwa dahulu kondisi PDAM Tirta Musi cukup memprihatinkan, pola birokrasi yang kental, dan rendahnya tingkat kinerja pegawai membuat PDAM ini nyaris mengalami kesulitan. Perubahan pun dilakukan dengan merubah pola-pola yang menjadi boomerang bagi kemajuan PDAM. Sebagai contoh adalah mengevaluasi jumlah dan tingkat profesionalisme pegawai. Bagi pegawai yang sudah tidak produktif ditawarkan pola Pensiun Dini dengan konvensasi yang cukup memadai.

Rekruitmen pegawai dilakukan dengan mekanisme murni dan transparan dengan persyaratan calon pegawai yang disesuaikan dengan kebutuhan PDAM, menghilangkan pola "calon pegawai titipan" dan usia calon pegawai yang relatif masih muda. Sehingga selama kunjungan Peserta menyaksikan bahwa disetiap ruangan terlihat pegawai yang relatif muda-muda. Untuk kebutuhan tenaga lainnya yang bersifat tentative banyak yang dilakukan dengan cara outsourcing melalui Koperasi PDAM dengan persyaratan kebutuhan yang ditentukan oleh PDAM. Outsourcing ini banyak yang berasal dari lulusan SMK atau STM yang biasanya telah memiliki bekal kerja yang baik sehingga pada saat bekerja di PDAM sudah merupakan tenaga yang siap pakai. Langkah lain yang diterapkan adalah pola kedisiplinan yang tinggi berlaku untuk seluruh pegawai mulai dari tingkat manajemen sampai staf. Ketegasan sangsi untuk pegawai yang bermasalah pun dilakukan, mulai dari sangsi ringan, sedang dan berat berupa pemecatan pegawai. Sementara untuk reward, PDAM Tirta Musi mencoba untuk memberikan tunjangan dan kesejahteraan yang cukup memadai untuk pegawainya, sehingga pegawai pun terpacu untuk terus meningkatkan kinerjanya.

Tingginya tingkat kehilangan air menjadi salah satu prioritas pembenahan PDAM Tirta Musi. Kerugian yang dialami akibat kehilangan ini cukup besar sehingga diperlukan solusi untuk pemecahannya. Langkah yang diambil adalah dengan mentertibkan sambungan ilegal, percepatan penanggulangan kehilangan air, efisiensi penagihan yang terus ditingkatkan dan menerapkan funishment bagi pegawai PDAM yang melakukan sambungan ilegal dan penyelewengan rekening dari pelanggan. Khusus untuk penertiban sambungan ilegal, PDAM Tirta Musi bekerjasama dengan POLDA dan Dephankam Sumatera Selatan untuk bersama-sama melaksanakan sweeping secara langsung ke lapangan. Hal ini dilakukan untuk melakukan shock theraphy dan efek kesadaran bagi masyarakat yang melakukan sambungan ilegal.

Setelah presentasi profil perusahaan, peserta yang terdiri dari Direksi, Manajer dan Kepala Bagian ini dibagi menjadi tiga kelompok untuk meninjau bidang-bidang yang ingin dipelajari secara langsung dilapangan. Satu kelompok meninjau IPA yang saat ini sedang di uprating, satu kelompok meninjau kantor-kantor pelayanan dibeberapa lokasi di Kota Palembang dan satu kelompok lagi mempelajari peraturan Kepegawaian, Keuangan dan Administrasi serta sistim pengelolaan pergudangan. Dalam kunjungan ke kantor-kantor unit Peserta menyaksikan bahwa semua kantor unit memiliki desain yang sama, sehingga PDAM mudah dikenali oleh masyarakat. Peralatan pendukung yang bagus dan pegawai yang profesional kerap ditemukan di hampir ruangan kantor unit. Memasuki kantor unit sudah disambut dengan senyum hangat dari Costumer Service dan sapa ramah pegawai yang lain. Kepala unit memaparkan kegiatan operasional dari seluruh unit kerja mulai dari Pembaca Meter, Customer Service, Administrasi, keuangan, Penanggulangan komplain dan Pemasangan Sambungan baru. Semua data telah terkoneksi secara online dengan kantor pusat, sehingga data-data ini terpantau secara real time. Sebagai motivasi, semua kantor unit diberikan target efisiensi penagihan, dimana jika target tersebut terpenuhi, manajemen memberikan reward bagi seluruh pegawai di unit tersebut, sehingga ini menjadikan seluruh unit berupaya meningkatkan efisiensi penagihan.

Diakhir kunjungan, Perpamsi Banten menggelar acara makan malam yang dihadiri oleh Dirut, Dirum, Dirtek dan beberapa kepala unit PDAM Tirta Musi Kota Palembang di Riverside Restaurant di pinggiran sungai Musi dengan pemandangan Jembatan Ampera yang indah. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Perpamsi Banten menyampaikan rasa terima kasih atas penerimaan yang ramah dari PDAM Tirta Musi dan berharap hal-hal yang telah dipelajari di PDAM Tirta Musi ini dapat di implementasikan di PDAM yang ada di Propinsi Banten.
               
       
               
  Berita Lain
Direktur PDAM se-Banten timba ilmu Water Management di Amsterdam
Perpamsi Banten terima kunjungan Wateropleidingen Belanda dan Delft University
Tim Waternet bagi ilmu hidrolis aplikasi Epanet ke Bagian Teknik PDAM TKR
Tim GIS Waternet sebarkan software GIS di Perpamsi Banten
Tim GIS Perpamsi Banten sebarkan ilmu GIS di DPD Perpamsi Jambi dalam South Exchange 3
Board of Director Waternet berkunjung ke Perpamsi Banten
Tim GIS Perpamsi Banten sebarkan ilmu GIS di DPD Perpamsi Kalimantan Timur dalam South Exchange 2
Studi banding Perpamsi Banten ke PDAM Kab. Sidoarjo, PDAM Kota Surabaya dan PDAM Kota Malang
Perdalam bidang GIS, Perpamsi Banten kirim Tim GIS ke Waternet Amsterdam
 
 
   
         
  Sekretariat : Jl. Kisamaun No. 204 Tangerang 15118 Banten - Indonesia. Telp./Fax. 62 21 55794821